Prosedur BPJS Kesehatan Penyakit Mata

Ablasio Retina Part-2

Proses Periksa dengan layanan BPJS Kesehatan.

Pemerintah telah mencanangkan program BPJS kesehatan di Indonesia, Alhamdulillah layanan tersebut sudah membantu banyak jiwa yang sakit. Apa itu BPJS? Dilansir dari Wikipedia Indonesia pengertian BPJS adalah sebagai berikut;

BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) merupakan Badan Hukum Publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan memiliki tugas untuk menyelenggarakan jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama untuk Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun PNS dan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan Usaha lainnya ataupun rakyat biasa.

Untuk lebih jelasnya tentang BPJS anda bisa lihat di situs resmi bpjs

https://www.bpjs-kesehatan.go.id/ atau di https://id.wikipedia.org/wiki/BPJS_Kesehatan

                Untuk operasi mata suamiku aku menggunakan BPJS dengan ketentuan kelas II. Karena kami menggunakan layanan BPJS tentunya ada prosedur yang harus dilakukan. Yaitu periksa di faskes 1 kita tertuju di Puskesmas, faskes 2 kita tertuju di Rumah Sakit Umum Daerah. Dan pada saat itu di RSUD belum sanggup menangani maka suamiku dapat rujukan ke Rumah Sakit Sardjito/ RSM dr. YAP. Dan pada waktu itu pertama kami memilih RS. Sardjito yang kami kira lebih komplit. Tapi ternyata masalah Mata lebih komplit di Rumah Sakit Mata dr. YAP. Begitulah alurnya, proses periksanya memang memakan waktu karena kami harus mematuhi prosedur tiap Lembaga.

                Selama proses periksa awal sampai suamiku diobati di rumah sakit mata tersebut, hati kami memang benar-benar bercampur aduk. Tiap masuk ke lembaga faskes kami selalu berharap bisa terobati. Tapi jawaban berbeda sudah terucap dari dokter, semangat kami seakan terkikis sedikit demi sedikit. Tapi harapan sembuh sangatlah kuat dibenak kami. Karena yakin ini adalah ujian dari Sang Maha Agung yang harus dihadapi. Dan Janji Allah dalam QS. Al-Insyirah ayat 5.

Inna ma’al-‘usri yusrā

Artinya: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Sehingga kami akan terus Ikhtiyar. Semoga Allah memberi kemudahan, keluasan waktu dan kelimpahan rejeki untuk kami. Karena kami menyadari tidak semua orang berkesempatan berobat di dalam atau ke luar kota. Menyisihkan waktu sehari untuk control, dengan bekal yang cukup. Untuk anda pembaca yang sedang diberi ujian semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan. Diberikan hidayah agar lebih taat lagi kepada-Nya. Dan Semoga keselamatan dan kebahagiaan tercurahkan pada anda dan kita semua.

                Sampai disini dulu yaa teman-teman cerita hari ini. Fokusku untuk menulis sudah terbagi. Untuk kelanjutan operasi Mata suami, bisa teman-teman lihat 


Ablasio Retina Part-1

Ablasio Retina Part-1

Awas Resiko Mata Minus

Assalamualaikum.. halo teman-teman.

Di Blog kali ini aku mau membagikan pengalaman tentang ablasio Retina. Nah sebelumnya Apakah kalian tahu apa itu Ablasio Retina? Atau kalian sudah googling sendiri tentang Ablasio Retina? Maka dari itu kalian sampai di Blogku. Nah aku ambil kutipan di google saja yaa sebagai gambaran penyakitnya:

Narasumber: Dr. Monika Yuke Lusiani, SpM

Ablasio retina adalah salah satu penyakit mata yang kerap menjadi kekhawatiran banyak orang. Sebab, kondisi berupa terlepasnya retina atau selaput jala dari posisi aslinya ini bisa membuat mata buta secara permanen.

Nah, ablasio retina ini berarti penyakit yang tidak bisa di anggap enteng, karena resikonya besar dan menakutkan untuk masa depan. Dalam pengalaman keluargaku, suamiku yang sedang terkena musibah ini. Sudah dari bulan agustus 2022. Dan sampai sekarang masih pengobatan.

Awal mula karena terkena benturan yaitu dari kaki mungil buah hati kami yang masih bayi. Pagi hari itu saat bangun tidur, kaki bayiku yang sedang aktif-aktifnya mengenai mata kanan ayah yang sedang tidak memakai kacamata. (suamiku yang sebelumnya sudah minus banyak). Ayah pun merasa penglihatannya pada mata kanan hitam semua. Dia kaget dan langsung mengucek matanya. Dan Alhamdulillah matanya sudah kembali bisa melihat. Lalu dia ambil kacamatanya dan beraktivitas seperti biasa. Ayah akan berangkat pergi kerja naik motor.

Setelah pamit dan keluar rumah, tak sengaja mata ayah tersorong matahari. Dan langsung pandangan mata kanan gelap lagi. Ayah berhenti dan kucek-kucek lagi, dia merasa ada yang aneh. Pandangan mata kanannya terbagi menjadi 2, sebelah kanan tidak bisa melihat tetapi sebelah kiri bisa, dengan mata kanannya dia masih bisa melihat hidung nya, lalu dia melanjutkan perjalanan ke kantor dengan kondisi mata seperti itu.

Ke esokan harinya kami periksa. Prosesnya panjang sampai kami bisa mengerti kalau itu adalah ablasio retina. Untuk kasus pada suamiku sendiri adalah retina yang mengelupas sebagian karena benturan. Mungkin sepele benturan dari kaki bayi, tapi itulah kehendak Allah, sebuah ujian hidup yang membawa kita kepada ketaatan dan keikhasan bagi umat-Nya yang bisa menerima. Ablasio retina bisa mengenai mata yang minus banyak, gula tinggi atau benturan. Jadi mengobatinya dengan jalan dioperasi, itu menjadi jalan satu-satunya atau tidak, akupun kurang paham. Saran dari dokternya adalah operasi karena suamiku masih muda, umur 30-han masa depan masih panjang. Dan kami menuruti apa kata dokter kami. Selanjutnya ayah operasi di Rumah Sakit Mata YAP Jogja. dan kami memakai layanan BPJS Kesehatan.

Untuk prosedur layanan BPJS bisa lihat disini.


Perkenalan

Perkenalan

Haii.. gaes, 
Kenalin aku Pandini atau biasa dipanggil Dini 
Aku anak 90-han. Sudah tua yaaw.. 
disini mari kita berbagi sesuatu yang baik dan bermanfaat. 

thank yoyow..

Ekskul Favorit

  Ekskul Favorit Sudah bulan Agustus dan pendaftaran ekstrakulikuler drumband di TK aisyiyah Magelang sudah dibuka. Fahad     : “ Bunda ...