Ablasio
Retina Part-1
Awas Resiko Mata Minus
Assalamualaikum.. halo teman-teman.
Di Blog kali ini
aku mau membagikan pengalaman tentang ablasio Retina. Nah sebelumnya Apakah
kalian tahu apa itu Ablasio Retina? Atau kalian sudah googling sendiri tentang Ablasio
Retina? Maka dari itu kalian sampai di Blogku. Nah aku ambil kutipan di google
saja yaa sebagai gambaran penyakitnya:
Narasumber: Dr. Monika Yuke Lusiani, SpM
Ablasio retina
adalah salah satu penyakit mata yang kerap menjadi kekhawatiran banyak orang.
Sebab, kondisi berupa terlepasnya retina atau selaput jala dari posisi aslinya
ini bisa membuat mata buta secara permanen.
Nah,
ablasio retina ini berarti penyakit yang tidak bisa di anggap enteng, karena resikonya
besar dan menakutkan untuk masa depan. Dalam pengalaman keluargaku, suamiku
yang sedang terkena musibah ini. Sudah dari bulan agustus 2022. Dan sampai
sekarang masih pengobatan.
Awal
mula karena terkena benturan yaitu dari kaki mungil buah hati kami yang masih
bayi. Pagi hari itu saat bangun tidur, kaki bayiku yang sedang aktif-aktifnya mengenai
mata kanan ayah yang sedang tidak memakai kacamata. (suamiku yang sebelumnya sudah
minus banyak). Ayah pun merasa penglihatannya pada mata kanan hitam semua. Dia kaget
dan langsung mengucek matanya. Dan Alhamdulillah matanya sudah kembali bisa melihat.
Lalu dia ambil kacamatanya dan beraktivitas seperti biasa. Ayah akan berangkat
pergi kerja naik motor.
Setelah
pamit dan keluar rumah, tak sengaja mata ayah tersorong matahari. Dan langsung pandangan
mata kanan gelap lagi. Ayah berhenti dan kucek-kucek lagi, dia merasa ada yang
aneh. Pandangan mata kanannya terbagi menjadi 2, sebelah kanan tidak bisa
melihat tetapi sebelah kiri bisa, dengan mata kanannya dia masih bisa melihat
hidung nya, lalu dia melanjutkan perjalanan ke kantor dengan kondisi mata
seperti itu.
Ke
esokan harinya kami periksa. Prosesnya panjang sampai kami bisa mengerti kalau
itu adalah ablasio retina. Untuk kasus pada suamiku sendiri adalah retina yang
mengelupas sebagian karena benturan. Mungkin sepele benturan dari kaki bayi,
tapi itulah kehendak Allah, sebuah ujian hidup yang membawa kita kepada ketaatan
dan keikhasan bagi umat-Nya yang bisa menerima. Ablasio retina bisa mengenai
mata yang minus banyak, gula tinggi atau benturan. Jadi mengobatinya dengan
jalan dioperasi, itu menjadi jalan satu-satunya atau tidak, akupun kurang
paham. Saran dari dokternya adalah operasi karena suamiku masih muda, umur
30-han masa depan masih panjang. Dan kami menuruti apa kata dokter kami. Selanjutnya
ayah operasi di Rumah Sakit Mata YAP Jogja. dan kami memakai layanan BPJS Kesehatan.
Untuk prosedur layanan BPJS bisa lihat disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar